Judul: Komunikasi Politik Kontemporer: Teori Media, Disinformasi, dan Kecerdasan Buatan dalam Dinamika Politik Indonesia Kontemporer
Penulis: Surahmadi, S. Hut., M.Si.
Penerbit: Rayaz Media
Sinopsis:
Buku ini mengupas transformasi mendasar komunikasi politik dalam menghadapi perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) yang semakin memengaruhi kehidupan demokrasi. Perubahan dari media massa konvensional menuju ekosistem platform digital, algoritma, media sosial, dan AI generatif telah menciptakan ruang komunikasi politik yang jauh lebih kompleks, cepat, dan sulit diprediksi.
Salah satu fokus utama buku ini adalah kemunculan deepfake dan media sintetis yang mampu menghasilkan teks, gambar, suara, dan video politik yang tampak autentik. Fenomena tersebut tidak hanya mengubah strategi komunikasi politik, tetapi juga menimbulkan tantangan serius terhadap kepercayaan publik, pembentukan opini, penyebaran disinformasi, serta integritas proses demokrasi. Berangkat dari pengalaman kontestasi politik di Indonesia, termasuk dinamika Pemilu 2024, buku ini menunjukkan bagaimana teknologi AI telah menjadi bagian nyata dari praktik komunikasi politik kontemporer.
Buku ini memadukan teori-teori klasik komunikasi politik—seperti model Lasswell, agenda setting, framing, spiral of silence, dan berbagai pendekatan komunikasi massa—dengan analisis mutakhir mengenai disinformasi digital, algoritma platform, media sosial, propaganda digital, dan kecerdasan buatan. Pendekatan tersebut memberikan landasan konseptual yang kuat sekaligus relevansi praktis untuk memahami perubahan lanskap politik saat ini.
Dirancang sebagai buku ajar dan buku referensi, setiap bab disusun secara sistematis serta dilengkapi dengan ringkasan materi, pertanyaan diskusi, studi kasus aktual, glosarium, dan rekomendasi bacaan lanjutan. Buku ini sangat sesuai bagi mahasiswa, dosen, peneliti, praktisi komunikasi, pengamat politik, dan siapa pun yang ingin memahami bagaimana teknologi digital dan AI membentuk komunikasi politik, opini publik, dan masa depan demokrasi di era informasi.
Cetakan Pertama: Agustus 2026




