Rayaz Media

Hukum Perdata Internasional

Category:

Judul: Hukum Perdata Internasional
Penulis: Dr. Ir. Yapiter Marpi, S.Kom., S.H., CMLC., C.Med., CTA.
Penerbit: Rayaz Media
Sinopsis:

Ketika sebuah kontrak bisnis ditandatangani di Singapura oleh pengusaha Indonesia dan korporasi Jepang, lalu terjadi wanprestasi atas barang yang dikirim ke Australia, pengadilan negara manakah yang berwenang mengadili? Sistem hukum manakah yang harus diterapkan? Pertanyaan-pertanyaan fundamental inilah yang menjadi jantung dari Hukum Perdata Internasional (HPI).
Buku ajar ini menyajikan eksplorasi yang komprehensif, mendalam, dan mutakhir mengenai dinamika hukum privat yang melintasi batas-batas kedaulatan negara. Disusun secara ketat berdasarkan kurikulum Outcome-Based Education (OBE), buku ini dirancang untuk mengubah paradigma pembaca dari sekadar penghafal teori menjadi pemecah masalah (problem solver) yang analitis. Melalui 14 bab yang terstruktur, pembaca akan dipandu secara bertahap memahami anatomi unsur asing, teknik menemukan titik taut, kerumitan kualifikasi, hingga penyelesaian persoalan pendahuluan dan renvoi.
Tidak hanya berpijak pada doktrin klasik, karya Dr. Ir. Yapiter Marpi ini secara berani mengontekstualisasikan HPI dengan realitas abad ke-21. Buku ini membedah secara kritis isu-isu kontemporer yang jarang disentuh oleh literatur sejenis, seperti penyelundupan hukum dalam perkawinan campuran, litigasi paralel, hingga kebuntuan eksekusi putusan asing di Indonesia. Puncaknya, pembaca akan diajak menyelami tantangan eksistensial HPI di ruang siber menelusuri kerumitan yurisdiksi e-commerce, keabsahan smart contracts, hingga sengketa kepemilikan aset kripto dan kecerdasan buatan (AI).
Dilengkapi dengan tabel analisis komparatif, rangkuman materi, soal evaluasi esai, diskusi naratif, dan studi kasus yang diangkat dari praktik peradilan nyata, buku ini merupakan instrumen pembelajaran yang interaktif. Karya ini adalah panduan esensial dan kompas yang wajib dimiliki oleh mahasiswa fakultas hukum, akademisi, advokat, maupun pembuat kebijakan yang ingin menguasai seni menavigasi labirin hukum perdata global.
Cetakan Pertama: Juli 2026