Judul: Bodo Amat Ala Sufi: Melepaskan Beban, Menemukan Kedamaian dalam Kehidupan Modern
Penulis: Ghulam Falah, Lc., M.Ag. & Deddi Fasmdhy Satiadharmanto, S.H., S.AP., M.AP
Penerbit: Rayaz Media
Sinopsis:
Ditulis dengan gaya yang menggabungkan kedalaman spiritual, kejernihan akal, dan relevansi sosial. Di tengah hiruk-pikuk dunia yang menuntut kita selalu hadir, responsif, dan sempurna, muncul satu pertanyaan yang menggema dalam hati: “Kapan aku boleh berhenti memikul beban yang bukan milikku?”
Bodo Amat ala Sufi bukan ajakan untuk bersikap acuh atau apatis, la adalah manifesto pembebasan batin-sebuah jalan tengah antara tanggung jawab dan kebebasan, antara keterlibatan dunia dan ketenangan jiwa. Buku ini menghadirkan kembali hikmah tasawuf klasik dalam bahasa zaman ink zuhud bukan tentang meninggalkan dunia, tapi melepaskan keterikatan berlebihan padanya; tawakal bukan pasrah tanpa usaha, tapi percaya setelah berikhtiar, dan rahmah bukan sekadar kasih sayang, tapi keberanian melindungi martabat diri dan sesama.
Melalui perpaduan khas antara kedalaman spiritual Ghulam Falach dan ketajaman analisis kebijakan Deddi Fasmadhy, buku ini menawarkan: Langkah praktis melepaskan tekanan ekspektasi sosial, Refleksi sufistik tentang hakikat kebebasan dan ketenangan, Studi kasus nyata-dari profesional yang burnout hingga pemimpin yang tetap rendah hati, Integrasi nilai hifz al-karámah, tajalli al-‘adi, dan maslahah dalam kehidupan sehari-hari.
Ditulis dengan bahasa yang hangat, jujur, dan penuh hikmah-tanpa jargon berlebihan-buku ini cocok bagi siapa saja yang: Merasa lelah “selalu harus kuat”, Ingin hidup lebih autentik tanpa rasa bersalah, Meyakini bahwa keimanan dan kesehatan mental bisa berjalan seiring.
“Allah tidak membebani jiwa melainkan sesuai kesanggupannya.”
Maka, beranilah meletakkan beban yang bukan untukmu. Karena kedamaian bukan ditemukan di luar-tapi lahir ketika kita berhenti memaksakan diri.
Cetakan Pertama: Januari 2026




